TANGERANG — Ratusan massa buruh dari wilayah Batuceper, Kota Tangerang, bergerak menuju Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Massa yang tergabung dalam Serikat KASBI dan KSPSI 1973 tersebut melakukan aksi untuk mengawal tuntutan pengesahan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan yang diusulkan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI).
Pengamanan dan monitoring keberangkatan massa dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Batuceper. Titik kumpul massa berada di kawasan Pergudangan Niaga Terpadu, Jalan Daan Mogot Km 19,6, Batuceper, Kota Tangerang.
Aksi tersebut dipimpin oleh Maman Nuriman dari KASBI dan Aris Rifai dari KSPSI 1973. Berdasarkan pemantauan di lapangan, massa menggunakan berbagai kendaraan untuk menuju Jakarta, terdiri dari dua mobil komando, empat unit bus, tiga kendaraan pribadi, serta sekitar 150 sepeda motor.
Selain kendaraan, massa juga membawa sejumlah alat peraga aksi berupa mobil komando yang dilengkapi sound system dan bendera serikat buruh.
Rangkaian pengamanan dimulai sejak pagi. Sekitar pukul 07.30 WIB, dilaksanakan apel pelayanan keberangkatan aksi serikat buruh KASBI dan KSPSI 1973 menuju Jakarta. Apel tersebut dipimpin Kapolsek Batuceper AKP Ade Moch. Ally, S.H., M.H.
Selanjutnya, sekitar pukul 07.55 WIB, Kabagops Polres Metro Tangerang Kota turut berada di lokasi penyekatan kawasan Pergudangan Niaga Terpadu untuk memantau situasi dan memastikan proses keberangkatan massa berlangsung aman.
Sekitar pukul 09.00 WIB, massa KSPSI 1973 yang dipimpin Aris Rifai tiba di titik kumpul dengan jumlah sekitar 100 orang.
Tak lama berselang, sekitar pukul 09.10 WIB, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Herbin Garbawiyata J. Sianipar, S.I.K., S.H., bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Metro Tangerang Kota melakukan pemantauan langsung terhadap persiapan keberangkatan massa aksi.
Pada pukul 10.35 WIB, massa KASBI dan KSPSI 1973 dari wilayah Batuceper kemudian bergabung dengan massa KASBI wilayah Barat. Gabungan massa tersebut diperkirakan mencapai sekitar 400 orang, dengan dukungan satu mobil komando, tiga unit bus dan sekitar 100 sepeda motor.
Kemudian pada pukul 10.45 WIB, seluruh massa bergerak menuju Gedung MPR/DPR RI Jakarta melalui rute Jalan Daan Mogot, Kalideres, Pesing, Grogol hingga lokasi tujuan.
Kegiatan pengamanan dan monitoring berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Selama proses keberangkatan, situasi dilaporkan berlangsung kondusif dan terkendali.
Aksi tersebut merupakan bagian dari perjuangan serikat buruh untuk mendorong pengesahan UU Perlindungan Ketenagakerjaan sesuai usulan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI).

















