TANGERANG — Langkah strategis menuju penguatan konsolidasi organisasi buruh di wilayah Banten terus menunjukkan pergerakan yang signifikan. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Federasi Serikat Pekerja Global Indonesia (FSPGI) Tangerang Raya dan DPC FSPGI Serang Raya secara resmi menggelar pertemuan bersama guna mematangkan persiapan pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSPGI Provinsi Banten.
Pertemuan penting ini berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Lokasi kegiatan dipusatkan di Kantor DPC FSPGI Tangerang Raya yang juga berfungsi sebagai Kantor PUK SPTP FSPGI Jembo. Forum tersebut dihadiri oleh jajaran kunci dari dua wilayah lintas kabupaten/kota di Banten.
Tampak hadir dalam agenda ini Ketua DPC FSPGI Tangerang Raya, bung Kuntadi, serta Ketua DPC FSPGI Serang Raya, bung Frengki, yang datang memboyong jajaran pengurus PUK FSPGI Serang Raya. Kehadiran para pimpinan ranting dan pimpinan cabang dari wilayah Tangerang Raya serta Serang Raya mempertegas komitmen penuh seluruh unsur serikat pekerja untuk mewujudkan struktur organisasi di tingkat provinsi yang solid, adaptif, dan responsif terhadap tantangan ketenagakerjaan setempat.
Menyatukan Langkah Organisasi Lintas Wilayah
Agenda konsolidasi ini bukan sekadar silaturahmi antarwilayah, melainkan wadah resmi untuk menyelaraskan persepsi, arah kebijakan, dan strategi organisasi antara Tangerang Raya dan Serang Raya. Kehadiran wadah komunikasi ini menjadi syarat mutlak sebelum pembentukan DPD FSPGI Provinsi Banten diresmikan secara legal formal.
Dalam arahannya, Ketua DPC FSPGI Tangerang Raya, bung Kuntadi, menyampaikan pandangan mendalam mengenai krusialnya proses konsolidasi internal. Menurutnya, untuk membangun wadah organisasi tingkat provinsi yang tangguh, penyamaan visi dan penguatan jalur komunikasi merupakan fondasi awal yang tidak boleh dikesampingkan.
“Proses penyusunan dan penyamaan langkah ini menjadi fondasi paling krusial. Kita ingin memastikan bahwa begitu DPD FSPGI Provinsi Banten ini berdiri, organisasi langsung siap bekerja mengawal isu-isu ketenagakerjaan serta mampu merespons setiap dinamika hubungan industrial yang berkembang di Banten secara terstruktur dan terukur,” ujar bung Kuntadi.
Pandangan senada turut dipaparkan oleh Ketua PUK SPTP FSPGI Jembo, bung Mardiyanto. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembentukan DPD Provinsi Banten sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur organisasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen basis pekerja di tingkat wilayah maupun unit kerja.
Sementara itu, Ketua DPC FSPGI Serang Raya, bung Frengki, menyuarakan aspirasi dan masukan dari kawasan industri Serang Raya. Menurutnya, masukan dari seluruh elemen PUK di Serang Raya akan memperkaya konstruksi kepengurusan DPD yang inklusif dan mewakili seluruh spektrum pekerja di Banten.
Tiga Agenda Utama dan Pembentukan Divisi Strategis
Dalam pertemuan intensif tersebut, terdapat tiga agenda utama yang menjadi muatan diskusi seluruh perwakilan yang hadir:
- Penyusunan Rencana Struktur DPD FSPGI Provinsi Banten
Pembahasan mengenai kerangka utama struktur kepengurusan yang akan menaungi koordinasi serikat pekerja di seluruh wilayah Provinsi Banten.
2. Pembentukan Divisi-Divisi Khusus
Untuk mengoptimalkan fungsi advokasi dan kepengurusan, disepakati pembentukan tiga divisi strategis, yaitu:
- Divisi Media DPD FSPGI Provinsi Banten: Berfungsi mengelola arus informasi, publikasi, dan komunikasi publik organisasi.
- Divisi BPJS Watch DPD FSPGI Provinsi Banten: Bertugas mengawal dan memastikan hak-hak jaminan sosial ketenagakerjaan serta kesehatan bagi anggota dan masyarakat buruh terpenuhi secara maksimal.
- Divisi Sarvo DPD FSPGI Provinsi Banten: Berfokus pada pengamanan, pengawalan, dan kesiapan operasional lapangan dalam mengawal aksi maupun agenda penting organisasi.
3. Harmonisasi Masukan dari DPP FSPGI
Seluruh usulan struktur kepengurusan dan rancangan divisi masih bersifat dinamis. Proses penetapan akhir akan tetap menanti koordinasi serta masukan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSPGI sebagai pemegang kebijakan tertinggi organisasi.
Penjaringan Bakal Calon dan Pelibatan Elemen Basis
Selain merumuskan fungsi divisi, agenda konsolidasi juga berhasil menjaring sejumlah nama bakal calon pengurus yang diusulkan oleh masing-masing DPC. Nama-nama calon pimpinan tersebut lahir dari hasil penjaringan aspirasi DPC FSPGI Tangerang Raya dan DPC FSPGI Serang Raya.
Nama-nama yang telah masuk nantinya akan diproses lebih lanjut melalui mekanisme pembahasan bersama dengan DPP FSPGI sebelum diresmikan pada acara penetapan.
Langkah ini diambil untuk memastikan proses suksesi kepemimpinan di tingkat DPD Banten berjalan transparan, demokratis, serta berasaskan mekanisme organisasi yang sehat. Nantinya, acara penetapan resmi struktur DPD FSPGI Provinsi Banten akan melibatkan seluruh pilar serikat, mulai dari jajaran DPP FSPGI, DPC FSPGI Tangerang Raya, DPC FSPGI Serang Raya, hingga jajaran pimpinan PUK-PUK dari seluruh kawasan.
Menuju Puncak Deklarasi di Serang
Tahapan konsolidasi lintas DPC ini akan bermuara pada agenda utama pembentukan dan pelantikan pengurus. Puncak rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada:
- Hari/Tanggal: Minggu, 4 Oktober 2026
- Waktu: Pukul 08.30 WIB – selesai
- Lokasi: Sari Banten, Serang
- Agenda: Pembentukan sekaligus Deklarasi DPD FSPGI Provinsi Banten
Deklarasi yang direncanakan di Serang tersebut bakal menjadi tonggak sejarah baru bagi gerakan buruh di Banten. Dengan kesiapan struktur yang kian matang serta dukungan solid dari basis Tangerang Raya dan Serang Raya, hadirnya DPD FSPGI Provinsi Banten diharapkan mampu memperkuat posisi tawar pekerja, menghadirkan iklim hubungan industrial yang adil, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal isu-isu ketenagakerjaan.

















