, , ,

Prabowo Resmi Lantik Jajaran Wantimpres Baru: Diketuai Pratikno, Diisi Akademisi, Pengusaha, hingga Tokoh Agama

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik ketua, wakil ketua, sekretaris, beserta jajaran anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan sistem pertimbangan strategis kepresidenan guna mengawal berbagai agenda pembangunan nasional dan kebijakan negara ke depan. Dalam komposisi kepemimpinan Wantimpres yang…

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik ketua, wakil ketua, sekretaris, beserta jajaran anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan sistem pertimbangan strategis kepresidenan guna mengawal berbagai agenda pembangunan nasional dan kebijakan negara ke depan.

Dalam komposisi kepemimpinan Wantimpres yang baru ini, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Prof. Pratikno, dipercaya memegang amanat sebagai Ketua Wantimpres. Sementara posisi Wakil Ketua diisi oleh tokoh senior politik dan mantan Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Penunjukan ini menggabungkan latar belakang teknokrasi akademis dan pengalaman birokrasi tingkat tinggi.

Sumpah Jabatan dan Khidmat Pelantikan

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, pimpinan lembaga negara, serta tamu undangan terbatas. Pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pengangkatan jajaran pengurus dan anggota Wantimpres.

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti secara serentak oleh Pratikno bersama seluruh jajaran Wantimpres yang dilantik.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden Prabowo yang diulang dengan penuh keteguhan oleh para pejabat yang dilantik.

Pembacaan sumpah tersebut menandai dimulainya masa tugas resmi jajaran Wantimpres dalam memberikan nasihat serta pertimbangan—baik diminta maupun tidak diminta—kepada Presiden sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.

Komposisi Inklusif: 26 Tokoh Lintas Sektor

Secara keseluruhan, terdapat 26 tokoh nasional yang dilantik masuk ke dalam jajaran Wantimpres. Komposisi kepengurusan periode ini menarik perhatian publik karena dinilai sangat inklusif dan representatif. Keanggotaannya menghimpun berbagai elemen strategis bangsa, mulai dari ulama dan tokoh agama, konglomerat serta pelaku dunia usaha, pakar hukum, akademisi kritis, hingga purnawirawan TNI-Polri.

Di barisan akademisi dan pengamat sosial-politik, hadir nama yang kerap menyuarakan kritik tajam terhadap pemerintah, Rocky Gerung, serta pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jusuf Wanandi. Kehadiran figur-figur pemikir kritis ini diharapkan mampu memberikan sudut pandang yang obyektif, independen, dan berbasis riset mendalam dalam pemformulasian masukan bagi kebijakan kepala negara.

Di sektor penegakan hukum dan tatanan tata negara, nama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman serta ahli hukum tata negara Margarito Kamis juga turut memperkuat susunan lembaga ini.

Sementara itu, representasi dari dunia bisnis dan konglomerasi nasional diisi oleh figur-figur terkemuka seperti Chairul Tanjung (CT Corp), Dato Sri Tahir (Mayapada Group), serta pengusaha jalan tol Jusuf Hamka. Pengalaman mereka di dunia riil ekonomi dinilai sangat krusial untuk memberikan pertimbangan sektoral terkait ketahanan ekonomi, investasi, serta kesejahteraan masyarakat.

Unsur purnawirawan TNI dan Polri juga memperkuat Wantimpres di bidang stabilitas nasional dan keamanan negara. Di antaranya adalah Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Budi Gunawan, serta Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana. Kehadiran mereka melengkapi kepakarannya bersama para tokoh ulama kenamaan seperti K.H. Said Aqil Siradj, K.H. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, dan Dra. Hj. Shinta Nuriyah Wahid.

Daftar Lengkap Jajaran Wantimpres yang Dilantik

Berikut adalah daftar resmi 26 nama jajaran pengurus dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang telah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto:

  1. Prof. Pratikno — Ketua
  2. Hatta Rajasa — Wakil Ketua
  3. Muhammad Qodari — Sekretaris
  4. Dra. Hj. Shinta Nuriyah Wahid — Anggota
  5. Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab — Anggota
  6. Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar — Anggota
  7. Chairul Tanjung — Anggota
  8. K.H. Said Aqil Siradj — Anggota
  9. K.H. Anwar Iskandar — Anggota
  10. K.H. Yahya Cholil Staquf — Anggota
  11. Jusuf Wanandi — Anggota
  12. Budi Gunawan — Anggota
  13. Bambang Soesatyo — Anggota
  14. Dr. H. Salim Segaf Al-Jufri — Anggota
  15. Dr. H. Soekarwo (Pakde Karwo) — Anggota
  16. Dato Sri Tahir — Anggota
  17. Rocky Gerung — Anggota
  18. Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana — Anggota
  19. Philip Kuncoro Wijaya — Anggota
  20. Budi Tanuwibowo — Anggota
  21. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H. — Anggota
  22. Muhammad Hatta — Anggota
  23. Jusuf Hamka — Anggota
  24. Dr. Margarito Kamis, S.H., M.Hum. — Anggota
  25. Zaki Manuputty — Anggota
  26. Ignasius Jonan — Anggota

Ekspektasi Publik dan Tantangan Wantimpres Ke Depan

Pengangkatan susunan Wantimpres yang berwarna ini menuai ragam respons positif dari kalangan pengamat politik. Keterlibatan tokoh-tokoh bermacam latar belakang menunjukkan keinginan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk merangkul berbagai elemen bangsa demi terciptanya stabilitas politik nasional dan penyerapan aspirasi publik secara holistik.

Tugas Wantimpres ke depan dihadapkan pada tantangan geopolitik global yang dinamis serta tantangan pertumbuhan ekonomi domestik. Dengan hadirnya mantan birokrat, ekonom, ulama, ahli hukum, hingga mantan menteri berprestasi seperti Ignasius Jonan, Wantimpres diharapkan tidak sekadar menjadi lembaga formalitas, melainkan mampu memproduksi pertimbangan-pertimbangan strategis, terukur, dan berdampak langsung pada kebijakan yang pro-rakyat.

Para pejabat yang baru dilantik tersebut akan segera memulai agenda kerja perdana mereka untuk menyusun peta jalan kajian prioritas nasional dalam mendampingi langkah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto selama periode pemerintahannya.

About the Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *