, , , , ,

Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Kali Cisadane Cikokol, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

TANGERANG – Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di aliran Kali Cisadane, Jalan M.H. Thamrin No. 43, RT 03/RW 02, Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (10/10/2026) sore. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban yang semula belum diketahui identitasnya tersebut diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Penemuan itu dilaporkan…

TANGERANG – Sesosok mayat perempuan ditemukan mengapung di aliran Kali Cisadane, Jalan M.H. Thamrin No. 43, RT 03/RW 02, Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (10/10/2026) sore. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban yang semula belum diketahui identitasnya tersebut diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Penemuan itu dilaporkan melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 15.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati seorang perempuan dalam kondisi mengapung di aliran sungai. Polisi kemudian menghubungi petugas Piket Pamapta dan tim identifikasi Polres Metro Tangerang Kota untuk membantu penanganan serta pemeriksaan terhadap jenazah.

Setelah proses evakuasi dilakukan, jenazah perempuan tersebut dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses identifikasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Metro Tangerang Kota, korban diketahui bernama Masamah, kelahiran Tangerang, 15 Februari 1983. Korban tercatat beragama Islam, bekerja sebagai ibu rumah tangga, dan berstatus cerai hidup.

Masamah diketahui beralamat di Kampung Cilandak, RT 04/RW 04, Kelurahan Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan pendek berwarna krem dan celana panjang legging hitam. Informasi mengenai pakaian tersebut menjadi salah satu keterangan dalam proses penanganan awal sebelum identitas korban berhasil diketahui melalui pemeriksaan petugas.

Dari hasil pengecekan sementara yang dilakukan petugas Inafis bersama pihak RSUD Kabupaten Tangerang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, temuan awal tersebut belum menjelaskan penyebab pasti kematian maupun bagaimana korban bisa berada di aliran Kali Cisadane.

Untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas Reskrim Polsek Tangerang berupaya menghubungi pihak keluarga korban. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut guna memperoleh informasi tambahan mengenai aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Polisi masih perlu mendalami sejumlah hal terkait peristiwa tersebut, termasuk keadaan sebelum korban ditemukan serta kemungkinan faktor yang menyebabkan korban berada di sungai.

Penemuan jenazah ini menjadi perhatian warga di sekitar lokasi, mengingat Kali Cisadane merupakan salah satu aliran sungai yang melintasi kawasan Kota Tangerang.

Hingga pemeriksaan awal dilakukan, belum ada keterangan yang memastikan penyebab kematian Masamah. Kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut dengan mengumpulkan informasi yang diperlukan.

Pihak berwenang diharapkan dapat memperoleh keterangan dari keluarga maupun informasi pendukung lainnya untuk membantu mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.

Dengan demikian, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penanganan dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *