, , , , , ,

Kapolsek Panongan Tanamkan Kesadaran Anti-Bullying kepada 65 Siswa SD Sekolah Alam Mekar Bakti

TANGERANG — Sebanyak 65 siswa kelas 1, 2, dan 3 SD Sekolah Alam Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, mendapat edukasi tentang bahaya perundungan atau bullying dari jajaran Polsek Panongan, Kamis (8/10/2026). Edukasi ini menjadi langkah preventif untuk menanamkan sikap saling menghormati, kepedulian, dan keberanian menolak perundungan sejak usia dini. Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang,…

TANGERANG — Sebanyak 65 siswa kelas 1, 2, dan 3 SD Sekolah Alam Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, mendapat edukasi tentang bahaya perundungan atau bullying dari jajaran Polsek Panongan, Kamis (8/10/2026). Edukasi ini menjadi langkah preventif untuk menanamkan sikap saling menghormati, kepedulian, dan keberanian menolak perundungan sejak usia dini.

Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang, S.H., bersama Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas, hadir langsung memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai perilaku yang dapat dikategorikan sebagai bullying serta dampaknya terhadap teman sebaya.

Dalam penyampaian materi, para siswa diajak memahami bahwa tindakan mengejek, menghina, mengucilkan, hingga menyakiti teman bukanlah bentuk candaan yang dapat dibenarkan. Perilaku tersebut dapat melukai perasaan orang lain dan mengganggu terciptanya suasana belajar yang aman dan nyaman.

Kapolsek Panongan Iptu Irruandy Aritonang menegaskan, pembentukan karakter anak perlu dilakukan sejak dini agar mereka terbiasa menghargai perbedaan dan memperlakukan setiap teman dengan baik.

“Bullying bukan sebuah candaan. Sejak usia dini anak-anak harus dibiasakan untuk saling menghormati dan menyayangi sesama teman,” ujar Iptu Irruandy.

Menurutnya, edukasi anti-bullying di lingkungan sekolah penting untuk membangun kesadaran bahwa setiap siswa memiliki hak untuk belajar, bermain, dan bergaul tanpa rasa takut akibat perlakuan buruk dari teman-temannya.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa juga didorong agar berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk perundungan. Mereka diingatkan untuk tidak ikut-ikutan mengejek atau mengucilkan teman, sekaligus tidak membiarkan tindakan bullying terjadi di lingkungan sekolah.

Apabila melihat atau mengalami perundungan, siswa diimbau segera menyampaikan kejadian tersebut kepada guru maupun orang tua. Langkah ini penting agar permasalahan dapat diketahui dan ditangani oleh orang dewasa yang bertanggung jawab.

Kegiatan edukasi tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap perlindungan anak dan penciptaan lingkungan pendidikan yang kondusif. Kehadiran polisi di tengah para siswa diharapkan dapat memberikan pemahaman dengan pendekatan yang mudah diterima anak-anak.

Sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah menjadi bagian penting dalam mencegah perundungan. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penanganan ketika bullying terjadi, tetapi juga membangun kebiasaan positif agar perilaku saling menghargai tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan edukasi sejak usia sekolah dasar, para siswa diharapkan mampu menjadi teman yang baik, menjaga perasaan sesama, serta berani mengambil sikap ketika menyaksikan tindakan perundungan.

Pesan yang ditekankan dalam kegiatan ini sederhana, tetapi penting: saling menghargai, saling menjaga, dan tidak menyakiti sesama.

Melalui kegiatan di Sekolah Alam Mekar Bakti, Polsek Panongan mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.

Stop Bullying! Jadilah teman yang baik dan ciptakan sekolah yang ramah bagi semua anak. (Mardiyanto)

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *